HarisMedia

  • Entries RSS
  • Comments RSS
  • Tags

    Adsense advertisement agriculture anggrek blog blogging bunga Career computer copyright cow Feminism fitna flower gender google hidup Human Right Humor idul fitri Indonesia indymedia Internet jobs law lebaran mumia abu jamal News nofollow orchid patriarki peradaban plants prisoner SEO sex Sosial tanaman Technology Tips UU ITE virus Wordpress Yahoo youtube
  • Recent Entries

    • Convert Kode HTML menjadi BBcode
    • Tentang shared hosting
    • Alternatif untuk Windows Explorer
    • Kemaruk : Sumber utama krisis pasar modal
    • Mengaktifkan kembali rel=”nofollow”
  • Meta

    • Log in
    • Entries RSS
    • Comments RSS
    • WordPress.org
  • Site Info

  • Home
  • About
  • Contact
  • Links
  • Sitemap
  • Comment Policy
Aug 25

Pacaran Beda Agama???

My Soul & Daily Life August 25th, 2006

Disadur dari http://www.indodating.com/ktvsl_pindahagama.html

Pacaran beda agama selalu menimbulkan masalah. Siapa yang akan pindah agama? Kalo kamu yang harus pindah agama, apa sebabnya? Apakah cuma gara-gara beda agama pacar kamu nggak mau sama kamu? Kenapa harus kamu yang pindah agama? Kenapa bukan dia? Kenapa masing-masing nggak bisa pegang agamanya masing-masing aja?

Prof sih nggak pernah punya problem ini, karena Prof nggak beragama dan nggak percaya Tuhan (atheist). Selain itu, Prof juga nggak kenal sama kamu, jadi Prof bisa bahas soal ini secara objektif dan jujur tanpa harus takut kehilangan siapa-siapa (emang udah dari sononya sih Prof nggak takut kehilangan siapa-siapa). Mudah-mudahan aja setelah baca pendapat Prof, kamu pikir-pikir lagi sebelum pindah agama atau memaksa pacar kamu pindah agama.

Mula-mula, terus terang aja, semua orang yang ngakunya nggak keberatan untuk pindah agama berbohong pada dirinya sendiri - dan mungkin pada orang lain juga. Kenyataan yang kedua, biasanya cowok lebih menurut sama cewek dalam soal pindah-pindahan agama.

Buat siapa pun yang mau pindah agama, lucunya tuh begini. Agama itu kan soal kepercayaan, dan kepercayaan setiap orang jelas berbeda-beda. Karena itu, agama pun sifatnya pribadi. Kamu nggak bisa dan nggak boleh mamaksakan kepercayaan kamu terhadap orang lain. Yang mengendalikan pikiran setiap orang adalah orangnya sendiri. Mungkin kamu bisa pengaruhi sedikit kadang-kadang, tapi udah jelas-jelas kamu nggak boleh memaksakan kehendak kamu dan mendikte orang supaya pindah agama ke agama kamu.

Sesuai dengan hal di atas, kamu bisa tarik kesimpulan sendiri mengenai orang yang mau aja pindah agama gara-gara pacarnya. Artinya, kamu bisa menebak sejauh mana kepercayaan dia dengan agamanya sendiri berdasarkan keputusannya. Prof selalu bilang bahwa kalo kamu punya hubungan di mana kamu nggak bisa jadi diri kamu sendiri, artinya kamu pacaran sama Mr. atau Miss Wrong.

Ini terutama tercermin dari cowok-cowok yang pindah agama gara-gara ceweknya. Apa-apaan tuh? Cuma gara-gara kamu dapet cewek yang menarik bagi kamu (a nice piece of ass) terus kamu tinggal semua kepercayaan kamu? Gara-gara kamu mau liat dia telanjang kamu mendadak percaya sama apa yang dia percaya? Ha ha ha ha…!!! Lucu sekali!!! Amit-amit juga deh. Itu namanya KAMU COWOK PUSSY!!!

Jadi apa yang harus kamu—cowok dan cewek—lakukan kalo punya pacar yang beda agamanya? Prof bilang, seharusnya perbedaan agama nggak menjadi soal kalo memang kamu suka dan sayang terhadap satu sama lain. Kalo memang agama kamu itu penting sekali bagi kamu dan kamu nggak mau punya partner yang beda agama, jangan cari yang beda agama. Cari aja yang seagama.

Terus terang, Prof sendiri nggak bersedia pacaran sama orang yang taat beragama, karena Prof adalah seorang atheist. Karena itu, Prof cuma mau sama cewek yang juga atheist atau yang agamanya cuma di KTP aja. Gimana kalo ada cewek cakep dan sexy yang beragama yang mau nge-date sama Prof? Terus terang lagi, Prof selalu masukin mereka ke kategori “bang her and leave her” (abis manis sepah dibuang), tapi itu mah cerita lain lagi. Yang Prof maksud di sini, Prof punya aturan untuk diri Prof sendiri. Jadi Prof nggak bingung sendiri, nggak bikin orang bingung, dan nggak maksa orang. Kalo misalnya cewek itu masih mau sama Prof, ya Prof suruh pilih aja salah satu—nggak setengah-setengah.

Kalo prioritas kamu itu jelas, kamu nggak bakalan bingung. Kenapa bisa begitu? Karena kalo kamu bisa bilang apa yang no. 1, no. 2, no. 3, dan seterusnya; kamu bisa mengambil keputusan tanpa jungkir balik dulu. Apa Prof pernah menyesal atau menyayangkan hasil keputusan Prof sendiri? Tentu aja, apalagi kalo Prof singkirin cewek yang cakep dan sexy…ha ha ha ha! Tapi Prof selalu pegang peraturan Prof untuk diri Prof sendiri, karena Prof rasa itu yang terbaik untuk Prof. Gimana caranya Prof tau itu yang terbaik? Karena Prof yang bikin sendiri, dan BUKAN ORANG LAIN!!!

Kepada orang-orang yang membunuh orang lain gara-gara agama, Prof selalu pengen tanya, “Apakah Tuhan suruh kamu bunuh orang yang lain agamanya?” Dalam hal ini sama juga. Prof bisa tanya kamu, “Apa Tuhan kamu suruh kamu untuk memaksa pacar kamu pindah agama?” Kalo jawaban untuk kedua pertanyaan ini “iya,” apa pantas Tuhan semacam itu dipuja, disembah, dan dipercaya? Itu mah namanya Tuhan yang mendukung diskriminasi!!!

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • blinkbits
  • BlinkList
  • Blue Dot
  • Bumpzee
  • connotea
  • description
  • Fark
  • feedmelinks
  • Fleck
  • Furl
  • IndianPad
  • Internetmedia
  • kick.ie
  • LinkaGoGo
  • Linkter
  • Live
  • Ma.gnolia
  • MisterWong
  • MyShare
  • Netvouz
  • NewsVine
  • NuJIJ
  • PlugIM
  • PopCurrent
  • ppnow
  • Propeller
  • RawSugar
  • Rec6
  • Reddit
  • Scoopeo
  • description
  • Shadows
  • Simpy
  • Sk-rt
  • Slashdot
  • Smarking
  • Socialogs
  • SphereIt
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Taggly
  • TailRank
  • Technorati
  • ThisNext
  • TwitThis
  • Webride
  • Wists
  • Wykop
  • YahooMyWeb

Tags

This entry was posted on Friday, August 25th, 2006 at 3:09 am and is filed under My Soul & Daily Life. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Responses are currently closed, but you can trackback from your own site.


« If The Kids Are United
NO BUSH!!! »

Comments

  1. 1
    Nies
    September 19th, 2006 at 9:25 pm

    Setuju Prof….!!

    [Reply]

  2. 2
    Nies
    September 19th, 2006 at 9:26 pm

    Gue Baget gitu Loh…!!

    [Reply]

  3. 3
    Mona
    October 22nd, 2006 at 12:31 am

    Yupz…. setuju beeng. Kalo item kudu item kalo putih kudu putih. Kaga boleh abu-abu. Ya ga bro??

    [Reply]

  4. 4
    ovie
    November 4th, 2006 at 3:45 pm

    eh prof aku baru baca halaman ini, coz lg nysn skripsi(rencananya…)aku cma pengen pesan prof pernah mikir apa nggak prof tu asalnya ato munculnya dari mana??????apa mungkin bukan lahir dari rahim seorang ibu????lah ragim itu siapa yang bikin???trus prof pernah lihat orang mati apa nggak????kira2 orang mati tuh dikubur atau dikremasi lenyapnya kemana???aku itu orang awam tapi aku masih bisa mikir itu,bukanya sombong tapi ini semua juga ada yang ngatur, coz ada yang aku percaya yang dikenal banyak oeang tapi mungkin prof nggak mengenalnya sama sekali.

    [Reply]

  5. 5
    harisx
    November 4th, 2006 at 10:06 pm

    hehehe…makasih udah mengingatkan…:D

    anda tepat sekali, saya lahir dari rahim seorang Ibu, Ibu yang saya cintai…mengenai rahim siapa yang bikin??? hmmm…ntahlah kurang yakin juga…anda tahu pasti??? bila ya lantas siapa?? dari mana anda bisa tahu??? anda tahu proses pembuatannya???

    orang mati lenyapnya kemana??? hmmm…binatang mati lenyapnya kemana??? tumbuhan mati hilang kemana???

    aku juga gak mau nyombong, cuma nggak yakin aja kalo semua ini ada yang ngatur…khususnya semua keadaan saat ini yang kacau balau…kalau ada yang ngatur…pastilah dia gak waras atau sebenernya gak punya pengalaman untuk ngatur… jadinya… yaaaa… gini… (sorri) berantakan semua… gimana?? anda setuju???

    Syukurlah kalo masih ada yang bisa kamu percaya, setidaknya itu semua dapat menghibur kamu disaat kamu mengalami kepahitan… jadi kamu bisa katakan… hmmm ini pasti udah ada yang ngatur :D
    Memang, saya gak kenal sama sekali,padahal udah sering kali saya mo coba kenal, cuma sayangnya… lama-lama koq saya merasa yakin kalo sosok yang ingin saya kenal ini ‘gak pernah ada’ sama sekali, jadi yaaa… saya gak bisa kenal deehhh

    eh iya… jangan berlebihan yahh… saya bukan profesor… cuma mo sharing ide aja… ujung-ujungnya yaa kamu-kamu juga yang memilih… so ini semua cuma perkara pilihan seseorang aja koq! ;)

    [Reply]

  6. 6
    Hamba Allah
    November 6th, 2006 at 1:10 pm

    Woy orang atheis, percaya sama yang Kuasa aja engga, mau ngomong soal kepercayaan pula. kalo emang punya kepercayaan, pasti akan mengikuti apa yang diajarkan-Nya. pacaran klo diajarin dijalankan, klo engga ya ngapain dilakukan. orang kan mau enaknya saja, klo menanggung beban dan tanggung jawab pasti gak bisa. tenang saja, wong sudah ada ketetapannya koq, Penghuni Neraka itu dari golongan mana, dan Surga itu dari golongan mana. kau lakukannlah yang terbaik. ingat ” sesungguhnya di jagat alam ini terdapat tanda-tanda kebesaran Allah, hanya bagi Orang yang Berpikir”. maka prof, klo memang ngaku prof coba berpikir! berpikir! berpikir! segala kelemahan hanyalah milik saya, dan kesempurnaan milik Allah.

    [Reply]

  7. 7
    deyana
    November 16th, 2006 at 9:50 pm

    wah mr. prof, sku setuju nggak setuju.. but setiap orang kan berhak punya pendapat masing-masing, tul gak. Kalau aku sih percaya banget sama TUHAN, aku percaya TUHAN itu ada, didekatku, dan didekat prof sendiri.
    Tapi aku setuju banget kalo ada orang yang mau pindah agama demi cewek atau cowoknya tuh berarti orang yang nggak berprinsip. Masa TUHAN mau dijual, gila banget kan. Nilai seorang cowok yang berpindah agama dimataku minus bgt, bayangin aja kalo sama TUHAN aja dia berani mengkhianati apalagi sama kita… tul gak. Yang jelas liat aja artis-artis yang pindah agama, pasti hidupnya ancur-ancuran… contohnya tamara blezensky (cerai, rebutan anak), Titi DJ (hampir cerai ke 2 kalinya!), Dian sastro (gonta-ganti pacar mlulu).. wah kalo yang prinsip aja mereka denga entengnya pindah-pindah, apalagi….he..he..he

    [Reply]

  8. 8
    indri
    November 22nd, 2006 at 11:48 am

    Gak sengaja nemuin blog ini.
    Aku ngalamin pacaran beda agama…gak semudah yg Prof ucapin! hehe

    Ttg Atheis-nya si Prof ini, coba baca buku Dialog dg Atheis-nya emm…..lupa namanya, tp kl cari itu judul buku di Gramed, pasti ada deh (mudah2n).

    Satu lagi,mgkn dah pernah tau, gmn caranya mbuktiin gelap, dingin, atau sakit? Mdh2n bisa jd bahan utk berpikir lagi ttg mjd atheis :)
    Thx.

    [Reply]

  9. 9
    harisx
    November 22nd, 2006 at 12:43 pm

    hoi…sekali saya tegaskan…saya memang tidak sempurna, tetapi pilihan untuk memilih apapun yang dipercaya adalah hak ;). so…disini anda bebeas berekspresi apa saja…mungkin hanya ada satu batasan…dilarang melarang…hehehe…cheerz!!

    [Reply]

  10. 10
    gober
    November 30th, 2006 at 5:07 pm

    Tobaaaaaaaaaaaaatttt !!!

    Naudzubillahimindzalik

    [Reply]

  11. 11
    peaceman
    December 4th, 2006 at 10:04 pm

    sy setuju sama prof ttng pacaran beda agama
    sy pikir
    klo g mw pindah agama, ga usah pacaran beda agama
    klo g mw pindah agama trus masih pacaran beda agama, brarti tuh org kurang paham sama agamanya (klo yakin sama agamanya, ngapain pacaran sama org beda agama?)

    mengenai atheis-nya prof
    itu terserah prof
    tp, ini cuma saran y prof
    di agama sy, hidayah itu ga datang dgn sendirinya
    apalagi klo ortunya (yg mestinya ngajarin dia) g dpt hidayat sebelumnya
    hidayah itu mesti dicari

    seperti Roger Geraudy (kenal kan?)
    dulunya dia atheis kok

    ini cuma saran y prof…
    PEACE!

    [Reply]

  12. 12
    harisx
    December 4th, 2006 at 11:45 pm

    hallo peace…makasih buat masukannya, ya….lagian, siapa juga yang diem aja, saya yakin…tiap orang pasti akan selalu mencari kebenarannya dalam versinya masing2. Bahkan, menurut saya, orang yang theis-pun masih sering berfikir apakah agama saya lebih benar atau tidak?

    Persoalan hidayah…entahlah saya gak begitu yakin soal siapa dapat hidayah dari siapa, sebab banyak rekan saya pun yang atheis setelah merasa mendapatkan pencerahan (hidayah?) bahwa tuhan tidak eksis keberadaannya. Begitu juga yang beragama, banyak orang pindah dari kristen->islam, islam->kristen, dll karena merasa telah mendapatkan hidayah..jadi saya mungkin gak mau ambil pusing soal hidayah ini, cuma untuk mencari kebenaran…terus terang saya gak pernah berhenti…tapi sampai detik ini..yaaa beginilah saya, saya pernah menjadi muslim, bahkan orang tua saya muslim, pindah ke nasrani, kembali lagi kemuslim, akhirnya tidak mempercayai semuanya, entah besok…apakah hal ini bisa dikatakan kalo saya telah dapat dan kemudian kehilangan hidayah?? entahlah saya gak peduli, yang saya ingat…pencarian saya akan kebenaran gak pernah berhenti, tapi sampai detik ini sekali lagi, beginilah saya.

    hehehe…kalo soal Roger Geraudy…dia cuma 1 orang dari jutaan ahkan ratusan juta atheis diseluruh dunia, dan baguslah kalo akhirnya dia bisa menemukan dan meyakini pilihannya ;).

    [Reply]

  13. 13
    peaceman
    December 5th, 2006 at 11:04 pm

    ok!
    lebih kokoh memang
    bila sesuatu yang kita yakini, bukan diletakkan sebagai identitas, namun diyakini sebagai sebuah kebenaran

    terus dan teruslah mencari

    gw boleh kirim doa kan?:
    s’moga lekas bertemu dengan “pencerahan” itu

    PEACE!

    [Reply]

  14. 14
    Ardi
    December 23rd, 2006 at 12:51 pm

    saya lagi pacaran serius sama cewek beda agama, tapi kami ttp enjoy koq, kami berdua sama-sama percaya kalo Tuhan itu SATU, yang membuat beda adalah cara kita menyembah-Nya..
    jadi ga ada masalah kalo pacaran beda agama..
    ga semua orang yang pacaran beda agama itu pasti hancur nantinya, tergantung individu masing2 yang menjalaninya.
    saya bukan menggurui, tapi ini kenyataan..
    semoga ini bisa jadi masukan buat kita semua
    THANKS..

    [Reply]

  15. 15
    dealovich
    December 23rd, 2006 at 4:50 pm

    bagaimanapun, pacaran ma beda agama tuh HARAM HARAM CEMAS!!! yang ngelakuin pasti dosa, GEDHE Booo!!!
    ustad gwa pennah cerita, kumpul ma cewe islam tapi gak ngelaksanain sholat, sama kayak berkumpul ma “ANJING” (sorry)!!!

    palagi ma yang beda agama!!!

    sadar preend, cewe/cowo yang islam gak sedikit koq!!

    ngapain musti ngorbanin aqidah qita!!!

    ngorbanin???

    iya dong, kan dengan begitu kita mengakui eksistensi tuhan mereka!!!

    ingat men, kita musti konsisten ma “LAAILAHAILLALLAH, MUHAMMAD RASULULLAH”

    itu manifestasi daasaar kita untuk menjalani keislaman kita!!!

    [Reply]

  16. 16
    ce_myut
    December 24th, 2006 at 4:57 pm

    up 2 prof mo blg ap…
    balik k diri maseng2…
    pacarqu ga mikrin soal agma
    ga mo ambil pusing
    kami menjalani kepercayaan masing2…

    [Reply]

  17. 17
    cubu
    December 25th, 2006 at 9:55 pm

    Bagus… prof punya pendirian seperti itu.
    Saya dukung pendirian prof dan proses pencarian prof.
    Orang begini biasanya kalau ketemu, bener2 sungguh-sungguh nggak cuman ikut2an.
    Tapi, aku cuma kasih saran dikit untuk prof:
    1. Jangan terlalu membanggakan otak kita, volumenya terbatas, nggak mungkin membahas yang tidak terbatas.
    2. Sinergi hati dan otak, sangat penting selalu kita lakukan dalam mencermati apa saja.
    Contoh: kalu hati sedang mood, melihat jalan di guyur hujan saja begitu indah, otomatis otak kita akan menganalisa hal2 yang positif, tidak demikian sebaliknya.
    3. Ngomong-ngomong masalah Eksistensi Tuhan, ada atau enggak? Nggak usah jauh2, coba pikirin dan rasakan (tentu dng hati dan otak) tentang UDARA yang kita hirup. Berani taruhan, belum pernah ada yang bisa MELIHAT UDARA, tapi kita bisa MERASAKAN UDARA, malahan kita rampok tiap hari habis2an untuk bernafas agar tetap hidup. Saking BANYAKNYA, kita tidak pernah lagi peka untuk MERASAKANNYA.

    Itu dulu deh, selamat mencari

    [Reply]

  18. 18
    stalag
    January 18th, 2007 at 11:53 am

    ahaha sok atheis kamu, sok nda punya tuhan, sok ikutan punya banyak agama….suatu saat kita lihat nanti apa yang kamu cari jika maut didepanmu, masihkan gagah dan ganteng dengan rambut belahmu, atau kita lihat se PUSSY apa kamu…ahahahahahaha

    saksikan
    saksikan
    saksikan

    [Reply]

  19. 19
    harisx
    January 19th, 2007 at 4:52 pm

    hehehe…stalag….rambutku udah gak belah tengah lagi koq :P…ya udah liat aja nti…. ;)

    [Reply]

  • Blogroll

    • Anarch[Oi]!
    • arios
    • Arma
    • ArmaZone
    • CariKerja.info
    • HarisX@WP.com
    • Info-baru
    • Kacrut
    • nirikip
    • Spirit of Me
    • Tiyan
    • Vitanouva Community
    • Zoira
  • Ajax CommentLuv Enabled dad7ee99b2706cabf8f78e32455ec010

©© HarisMedia. Some Right Reserved. HarisMedia is proudly powered by WordPressand BlueMinded V.2.0 theme. Privacy Statement