Tebarkan cinta dengan commentluv

commentluv hereSebagai seorang blogger, pastilah kita tahu pada budaya tukar link bukan? Budaya yang lahir bukan tanpa tujuan, selain sebagai sebuah upaya memupuk rasa kebersamaan antar blogger, budaya tukar link ini juga biasanya bisa menjadi satu identitas sebuah jaringan. Bila kita amati, terdapat lebih dari satu jaringan blogger ditanah air baik formal maupun informal, dan umumnya dimasing-masing blog anggota jaringan akan terpampang pranala-pranala/blogroll ke rekan-rekan mereka sesama anggota dalam jaringan, tapi yang pasti tanpa disadari, budaya ini jadi semacam pendongkrak yang cukup ampuh untuk memberikan kontribusi kepada sebuah weblog dalam bentuk traffik bahkan subsidi yang dapat mendongkrak pagerank suatu halaman weblog, bahkan tidak jarang dalam jumlah yang sangat besar.

Orang-orang/para blogger yang menyadari akan hal tersebut, kerap kali berburu rekan yang dapat memberikan sumbangan traffik melalui blognya. Hanya saja, kapasitas blogroll sebuah blog dalam menampung banyak pranala amatlah terbatas sebab blog bukanlah web directory yang dapat diisi pranala yang tidak terbatas.

Trend lainnya untuk menyiasati pemberian tautan balik ke dalam sebuah blog dengan cara memberikan komentar disebuah tulisan dalam suatu blog. Cara inipun lagi-lagi menjadi sangat ampuh untuk mendongkrak traffik balik.

Bila anda merupakan tipikal orang yang sangat senang menyebar komentar dimana-mana, sudah seharusnya anda juga rela meluangkan waktu anda untuk menyambut komentar-komentar yang masuk kehalaman anda, bukankah “ada komentar masuk berarti tulisan anda ada yang baca?” dan hal tersebut juga berarti “ada traffik keblog anda” bukan begitu?

Nah, melihat kenyataan tersebut, sudah seharusnya anda berterima kasih pada para pemberi komentar di halaman blog anda, sebab tanpa mereka, blog anda akan sepi kayakkuburan! (hiiiii…)

Bagaimana cara mengucapkan terima-kasih kepada para pemberi komentar? ada banyak cara untuk melakukannya.

Pertama, bila sang komentator memiliki halaman website, anda wajib mengunjunginya, membaca salah satu tulisannya, atau bahkan memberikan komentar diblognya, tunjukkan pada mereka bahwa anda ingin menjadi rekan yang baik.

Kedua, bila ia tidak memiliki sebuah halaman web, tapi memiliki email, maka sudah seharusnya anda mengirimkan email bahkan untuk sekedar mengucapkan terima kasih karena telah berkunjung ke blog anda.

Ketiga, bila email pun ia tidak punya, cukup tuliskan balasan ucapan terima kasih dihalaman komentar anda, tempat ia juga membubuhkan komentarnya.

Disamping ketiga hal diatas, anda dapat memberikan ucapan terima kasih ++ (plus…plus…) kepada sang komentator, dengan cara memberikan tautan balik kehalaman URL sang komentator. Untuk hal ini, anda bisa cukup dengan memasukkan beberapa script secara manual, atau (bagi pengguna wordpress) anda bisa menginstall plugins wordpress commentluv yang berguna untuk mengecek RSS feed suatu halaman (bila ada), dan memasukkan postingan terakhir disitus komentator kedalam halaman komentar anda. Dengan demikian, anda telah memberikan tautan balik permanen kehalaman blog sang komentator.

Untuk lebih mudah dalam menjelaskan, silahkan anda scroll browser anda kebawah (kolom komentar), dan lihat ceklist commentluv disana.

Nah, kalo anda lihat gambar diatas, ada sebuah ceklist yang apabila di ceklist, maka blog akan secara otomatis membaca feed dari halaman blog komentator dan memasukkan postingan terakhir kedalam halaman komentar ini, silahkan coba untuk menjajal :D

Dimana anda bisa mendapatkan plugins ini?

Anda bisa mengunjungi blog pembuat plugins tersebut dan mengunduh plugins keren ini disana, atau anda bisa langsung klik tulisan dibawah

DOWNLOAD DISINI

Bagaimana cara menginstall plugins ini?

Caranya sangat mudah, ikuti langkah-langkah dibawah :

1. Unduh commentluv dari pranala diatas, kemudian extract dan upload file `commentluv.php` ke direktori `/wp-content/plugins/` diserver anda
2. Aktifkan plugins melalui menu Plugins di panel admin wordpress anda
3. Selesai! anda akan dapatkan commentluv telah tersedia dihalaman komentar anda secara otomatis, sehingga tidak dibutuhkan skill untuk mengedit templat wordpress anda.

Silahkan, tanyakan beberapa pertanyaan seputar commentluv apabila anda masih bingung.

++ lainnya yang bisa anda berikan sebagai ungkapan rasa terima kasih adalah dengan memberikan menonaktifkan fungsi rel=”nofollow” pada lembar komentar pengunjung, nofollow ini sendiri pada awalnya diciptakan dengan tujuan yang mulia, yaitu menghalangi keinginan para spammer untuk berkomentar diblog anda, karena dengan adanya nofollow ini, mesin pencari tidak akan mengindeks link keluar pada komentar-komentar tersebut yang biasanya menjadi tujuan para spammer untuk nyepam diblog anda. Tapi saat ini, dengan semakin banyaknya tool anti-spam seperti akismet dan lain sebagainya, nofollow ini malah jadi terkesan menghalangi orang yang memberi komentar dalam meraih peringkat di mesin pencari, meski bukan itu sebenarnya tujuan utama seorang komentator memberikan komentarnya diblog anda. Nah, dengan menghapus/menonaktifkan nofollow dari lembar komentar anda, berarti anda telah membantu/memberikan kontribusi yang sangat positif bagi sang komentator, sehingga tautan balik ke halaman blog mereka jadi tetap diperhitungkan oleh mesin pencari.

Lebih jauh tentang bagaimana mengimplementasikannya, tunggu kabar baiknya diblog ini mendatang ;)

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • blinkbits
  • BlinkList
  • Blue Dot
  • Bumpzee
  • connotea
  • description
  • Fark
  • feedmelinks
  • Fleck
  • Furl
  • IndianPad
  • Internetmedia
  • kick.ie
  • LinkaGoGo
  • Linkter
  • Live
  • Ma.gnolia
  • MisterWong
  • MyShare
  • Netvouz
  • NewsVine
  • NuJIJ
  • PlugIM
  • description
  • ppnow
  • Propeller
  • RawSugar
  • Rec6
  • Reddit
  • Scoopeo
  • description
  • Shadows
  • Simpy
  • Sk-rt
  • Slashdot
  • Smarking
  • Socialogs
  • SphereIt
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Taggly
  • TailRank
  • Technorati
  • ThisNext
  • TwitThis
  • Webride
  • Wists
  • Wykop
  • YahooMyWeb
Filed under: Web Development, Wordpress, , ,

9 Responses

  1. Eko Priyanto Says:

    Postingan yang sangat mantap..!! Di tunggu kelanjutanya bro…!!

    Eko Priyanto’s last blog post..Pendapat Onno W Purbo Tentang UU ITE

    [Reply]

    Posted on April 8th, 2008 at 7:31 pm

  2. Haris Says:

    hehehe…bilang aja mau ngetes commentluv nih yeee :P

     

    [Reply]

    Posted on April 8th, 2008 at 8:05 pm

  3. Verry Says:

    Bukan mau test, tapi ini merupakan ide yang sangat baik. Kapan kelanjutannya keluar ??

    Verrys last blog post..Penalty Again … Spain through to 1/2Final

    [Reply]

    Posted on June 27th, 2008 at 11:09 pm

  4. Sanyo Says:

    Yupz commentluv ajang silahturahmi para blogger

    [Reply]

    Posted on September 11th, 2008 at 4:42 am

  5. Haris Says:

    @Verry: Sorry agak lama, lanjutannya sedang disusun, maklum belakangan ini saya cukup ngeblank dan malas :D

    @Sanyo: Setuju sekali… ;)

    [Reply]

    Posted on September 11th, 2008 at 11:34 am

  6. Berikan cinta ++ dengan nofollow | HarisMedia Says:

    [...] terdahulu saya sudah membahas soal bagaimana seharusnya sikap yang kita miliki pada para pemberi komentar [...]

    Posted on September 13th, 2008 at 2:55 am

  7. andirich Says:

    Makasih tipsnya.. sekalian ngetes ah…

    [Reply]

    Posted on September 23rd, 2008 at 11:28 pm

  8. Yana Says:

    Mau tanya donk,
    kalo aktivitas blogwalking itu bs ningkatin popularitas blog kita ga sih? Alias page rank ato apalah gitu namanya.

    Sebenernya tukeran link itu sejauh mana sih bisa berguna buat blog kita?

    [Reply]

    Posted on September 28th, 2008 at 6:33 pm

  9. Haris Says:

    @andirich : Makasih juga dah mampir, testnya koq kurang berhasil yah…harusnya ada tulisan “andirich’s last blog post….” mungkin kamu bisa cek konfigurasi RSS/feed di blog kamu, sambil saya juga akan coba cek apakah ada yang salah dengan plugins commentluv diblog saya.

    @Yana : Bisa banget yan, aktifitas blogwalking sama seperti aktifitas mengunjungi tetangga dalam dunia keseharian kita, bila kita meninggalkan sedikit jejak (bisa dengan berkomentar, buku tamu, ataupun email kontak) tentu aja hal tersebut bikin kita jadi makin dikenal oleh orang lain dan bahkan bikin orang lain juga jadi ingin mengunjungi “rumah” kita…oh ya, aktifitas blogwalking sama sekali gak ada hubungannya dengan pagerank…tapi dengan jejak seperti yang sudah saya jelaskan tadi, mungkin hal tersbut bisa sedikit mempopulerkan blog kita ;)

    Mengenai tukeran link, tentu saja bila hal tersebut dilakukan dengan benar dan “wajar” bisa banget berguna buat kita, kenapa harus “wajar”, karena google kerap kali ogah ngindeks halaman-halaman yang disinyalir melakukan kegiatan tuker-tukeran link. Karena, google tentu akan bekerja lebih keras lagi ketika mengindeks halaman tersebut karena ia juga harus mengikuti link-link yang ada (bila pranal dihalaman tersebut tidak diberikan rel=”nofollow”) di halaman tersebut.

    Nah, ada sedikit trik juga untuk mengelabuhi google, biasanya google membenci pranala (tanpa rel=”nofollow”) yang memiliki tautan langsung sama dengan teksnya (misal: ikuti link ini http://www.google.com)…nah, untuk menghindarinya, yang harus kita lakukan ada dengan memberikan tautan langsung dengan teks berupa info (misal : coba lihat mesin pencari)…kedua metode tadi memiliki pranala dengan destinasi yang sama yaitu google.com cuma dimata google keduanya memiliki nilai yang berbeda. ;)

    [Reply]

    Posted on September 29th, 2008 at 6:13 pm

Leave a Reply

Please read HarisMedia Comment Policy before leave a comment





Comments links could be nofollow free.

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word