Sebagai seorang blogger, pastilah kita tahu pada budaya tukar link bukan? Budaya yang lahir bukan tanpa tujuan, selain sebagai sebuah upaya memupuk rasa kebersamaan antar blogger, budaya tukar link ini juga biasanya bisa menjadi satu identitas sebuah jaringan. Bila kita amati, terdapat lebih dari satu jaringan blogger ditanah air baik formal maupun informal, dan umumnya dimasing-masing blog anggota jaringan akan terpampang pranala-pranala/blogroll ke rekan-rekan mereka sesama anggota dalam jaringan, tapi yang pasti tanpa disadari, budaya ini jadi semacam pendongkrak yang cukup ampuh untuk memberikan kontribusi kepada sebuah weblog dalam bentuk traffik bahkan subsidi yang dapat mendongkrak pagerank suatu halaman weblog, bahkan tidak jarang dalam jumlah yang sangat besar.
Orang-orang/para blogger yang menyadari akan hal tersebut, kerap kali berburu rekan yang dapat memberikan sumbangan traffik melalui blognya. Hanya saja, kapasitas blogroll sebuah blog dalam menampung banyak pranala amatlah terbatas sebab blog bukanlah web directory yang dapat diisi pranala yang tidak terbatas.


