OOT : Kertas Tissue

Tagged with:
Short url : This is the short link.

Barusan saya kirim email ke manajemen diperusahaan tempat saya bekerja, dalam menanggapi penggunaan kertas tissue di tempat saya bekerja. Berikut emailnya :

——

Saya sendiri tidak tahu pasti mengenai hitung-hitungan yang tepat mengenai pengeluaran yang harus dikeluarkan tiap bulannya antara tissue gulung maupun hand dryer electric. Tapi dari beberapa informasi yang saya dapat, pemanfaatan kertas tissue sungguh jauh lebih boros dibandingkan bila kita menggunakan hand dryer electric sebagai alat pengering di toilet, baik dilihat dari sisi financial maupun dari pola hidup Green yang ingin kita applikasikan dalam keseharian di perusahaan kita.

Berikut salah satu tulisan yang saya sadur dari sebuah blog diinternet :

Pakai Pengering Elektrik Atau Tissue?

Siapa yang tidak hobi memakai tissue? Di Indonesia semua restoran sampai warung harus menyiapkan tissue, kalau tidak kita bisa pikir servisnya payah banget. Padahal kalau kita di Singapore atau Malaysia, disana resto dan warung kecil pun tidak menyediakan. Disini kalau makan di warung, sudah jelas banyak orang setelah pakai tissue langsung buang ke lantai. Kalau kita ke toilet di restoran atau hotel, kita juga sering lihat tempat sampah yang penuh dengan tissue yang mungkin hanya dipakai sebentar untuk mengelap tangan. Kalaupun ada pilihan antara pengering elektrik atau tissue, kita akan lebih memilih tissue.

Untuk anda yang memiliki restoran, hotel atau kantor, pilihan untuk menggunakan pengering elektrik dibandingkan tissue merupakan hal ekonomis yang tidak dapat dipungkiri. Apalagi pengering elektrik itu sebenarnya sangat sederhana karena hanya terdiri dari koil, fan dan switch elektrik, tidak memerlukan banyak perawatan, dan bisa tahan sampai 7 tahun. Jadi setelah pemasangan, pengering elektrik sudah tidak memerlukan pengeluaran lainnya selain listrik yang digunakan.

Kalau 1 orang menggunakan rata-rata 20 detik waktu pengering dengan konsumsi rata-rata 2 KW maka:

(20 detik/3600 detik) x 2KW = 0.01 KwH per orang

Dengan asumsi harga per KwH 1000 rupiah (ini harga di atas rata-rata tarif bisnis) maka

0.01 KwH x 1000 rupiah = 10 rupiah per orang per pemakaian 20 detik

Kalau kita bandingkan dengan pemakaian tissue gulung (paper towel). Kita dapat asumsikan rata-rata penggunaan tissue sebanyak 2 lembar per pemakaian. Harga rata-rata 1 gulung paper towel dengan total 150 lembar rata-rata Rp. 10,000-15,000. Jadi harga per lembar itu adalah kira-kira 60 – 100 rupiah. Kalau 1 orang memakai 2 lembar maka harga untuk sekali pemakaian adalah minimal 120 – 200 rupiah.

Lebih dari itu, kalau menggunakan tissue, proses pembuatannya pun sudah sangat boros energi. Mulai dari pembuatan bubur kertas sampai dipanaskan serta di packing. Setelah itu, setiap tempat yang kehabisan tissue harus mengeluarkan energi untuk mendapatkan tissue yang baru yang diambil atau diantar terus menerus. Setelah itu, semua sampah pun harus diantar ke tempat pembuangan sampah terakhir (TPA). Efek supply chain dan logistik yang disebabkan oleh tissue menjadi sangat panjang. Ongkos adalah salah satu faktor tetapi efeknya ke lingkungan kita sangat besar.

Dari tulisan diatas saya mengambil kesimpulan mengenai penggunaan tissue kertas sebagai berikut :

——

  • Boros, karena penggunaan yang tidak terkontrol, karena rata-rata 1 orang menggunakan lebih dari 1 lembar tissue untuk sekedar mengeringkan tangan mereka.
  • Meski sampah tissue bisa didaur ulang, tapi dengan menggunakan kertas tissue berarti kita juga bertanggung jawab pada kerusakan lingkungan, karena bahan baku kertas tissue berasal dari pohon, Sedang sebatang pohon butuh enam sampai delapan tahun untuk bisa siap ditebang dan diolah lagi.
  • Dengan demikian pula berarti kita juga bertanggung jawab pada terjadinya krisis oksigen dan air, karena fungsi alami pohon adalah sebagai penghasil oksigen sekaligus juga sebagai penyerap air.
  • Maka secara otomatis kita juga bertanggung jawab atas global warming yang terjadi saat ini.

Sekedar saran, hendaknya kita juga perlu memperhatikan mesin hand drayer yang kelak akan digunakan, carilah mesin hand dryer yang aman untuk lingkungan. Saya mungkin kurang mengerti mengenai hal ini, tapi pasti kita bisa cari tahu. ;)
Semoga bermanfaat, Salam green!

—–

Just for share….semoga berguna juga buat semua ;)

Incoming search terms for the article:

No related posts.

Jika Anda menyukai artikel di blog ini, silahkan isikan alamat email Anda untuk berlangganan artikel dari HarisMedia Dot Com secara gratis melalui email

This website uses IntenseDebate comments, but they are not currently loaded because either your browser doesn't support JavaScript, or they didn't load fast enough.

Leave a Reply