Banyumas, Kompas - Daya pasok susu sapi perah dari Banyumas ke sejumlah industri pengolah susu atau IPS di Jawa Tengah setiap tahunnya kian menurun. Produksi susu di tingkat peternak juga tak menunjukkan perbaikan.
Bahkan, peternak harus menanggung kerugian karena harga susu selalu berada di bawah biaya produksi peternakan sapi perah.
Bendahara Koperasi Peternak Satria (Pesat) Banyumas, Jawa Tengah, Darwo Sukarso, Kamis (18/10), mengatakan, menurunnya daya pasokan susu ke sejumlah IPS di Jateng mulai terjadi pada awal tahun 2000. Sebelum tahun itu, Koperasi Pesat setiap harinya dapat memasok susu segar ke salah satu IPS di Yogyakarta sebanyak 7.000 liter. Namun kini, pasokan susu dari Koperasi Pesat ke IPS tersebut anjlok menjadi 4.000 liter untuk setiap dua harinya.
Film
Rapidshare is a name synonymous with free file uploading on the internet. If a 
