Krisis energi mendorong banyak orang berkreasi dan melakukan penelitian. Termasuk penelitian tentang Bahan Bakar Minyak (BBM) yang semakin langka dan makin mahal harganya. Inilah yang mendorong BSW Adjikoesoemo dari komunitas Indonesia Bangkit melakukan riset biota laut yang dapat menghasilkan minyak.
“Saya riset bertahun-tahun. Saya sadar bahwa negeri ini 50% dikelilingi laut yang sangat kaya biota laut atau semacam plangton, bisa diolah menjadi minyak mentah. Dan hasilnya berupa BBM setara Pertamax. Karena kadar oktannya sudah mendekati 94. Dan harga jualnya cukup menggiurkan karena hanya Rp 1.500 per liter,” buka BSW Adjikoesoemoe.
Akhirnya, “Temuan ini diberi nama Bahan Bakar Nusantara (BBN),” jelas BSW Adjikoesoemoe saat dijumpai di Perum Griya Mahkota, Blok J, No. 16, Yogyakarta. Menurutnya, untuk memproduksi BBN ini, tidak diperlukan biaya mahal. Karena biaya produksi per liter hanya perlu biaya antara Rp 340-500.

